Google buka lowongan untuk 2.000 pegawai baru

foto berita artikel
Google buka lowongan untuk 2.000 pegawai baru

Kabar gembira datang dari raksasa search engine Google. Perusahaan yang sedang naik daun tersebut berencana membuka sejumlah posisi di perusahaan. Berdasarkan listing di seluruh dunia, Google sedang mencari lebih dari 2.000 orang untuk dipekerjakan sebagai karyawan. Bila Google berhasil merekrut, maka jumlah karyawan Google dipastikan akan membengkak menjadi lebih dari 25.000 karyawan di seluruh dunia. Menurut Reuters, Google akan mempekerjakan 2.076 orang di seluruh dunia. Angka ini merupakan angkat terbesar dalam enam peningkatan waktu dari jumlah posisi yang terbuka musim semi lalu.

Google sendiri mengalami perkembangan jumlah karyawan sebanyak 18 persen dalam tahun ini. Laporan keungan triwulan terakhir, Google mengungkapkan telah memiliki sekitar 23.000 karyawan. Saat selesai gelombang pegawai kontrak yang direncanakan Google, maka perusahaan tersebut akan memiliki lebih dari 25.000 karyawan, meskipun tidak ada indikasi bahwa perusahaan memiliki rencana untuk berhenti pada saat itu. Terlepas dari lowongan pekerjaan, Google menambahkan lebih banyak orang melalui akuisisi. Ini diusulkan akuisisi ITA Software yang belum disetujui otoritas. Namun, bila hal tersebut terjadi maka akan bertambah 500 orang lebih ke keluarga Google. Pada masa stagnasi selama krisis di AS, Google telah melakukan perampingan karyawan.

Saat ini Google lebih dari sekedar memperkejakan pegawai agresif. Hal tersebut akan dilakukan dengan perjuangan mempertahankan karyawan yang sudah ada sekarang dengan memberikan keistimewaan. Hal tersebut tentu tidak dapat berjalan dengan mudah, menginngat beberapa perusahaan kompetitor, termasuk Facebook telah menawarkan hibah saham kepada karyawan baru dengan nilai jutaan dolar setelah mereka go public. Permasalahan ini tentu menjadi fokus utama Google yang baru saja memberikan keistimewaan kepada para karyawannya dengan menawarkan peningkatan saham 10 persen dimulai tahun mendatang. Tidak hanya itu, para staf senior juga diungkapkan mendapatkan saham yang lebih banyak lagi hingga 40 persen. (jimmyfernanda/BeritaNet.com)

0 komentar:

Posting Komentar